Sinergi Ruang Studio memberikan layanan terbaik untuk segala kebutuhan proyek dan bangunan Anda.
Desain bangunan merupakan salah satu aspek penting dalam bidang arsitektur. Dalam proses desain bangunan, arsitek mempertimbangkan kebutuhan fungsional, estetika, keberlanjutan, dan konteks budaya. Untuk mewujudkan…
Desain bangunan merupakan salah satu aspek penting dalam bidang arsitektur, dikarenakan arsitek dalam proses pembuatan desain bangunan mempertimbangkan kebutuhan fungsional, estetika, keberlanjutan serta konteks budaya secara prilaku.
Untuk mewujudkan desain bangunan, dibutuhkan jasa perancang bangunan dalam mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti halnya : Aksesibilitas, Keamanan, Efisiensi energi serta Keselarasan dengan lingkungan.
Tahap konsultasi desain adalah tahap awal dalam proses desain yang bertujuan untuk memahami kebutuhan dan keinginan klien. Pada tahap ini, klien dan desainer akan mendiskusikan visi, preferensi, dan anggaran desain.
Tahap konsep rancangan adalah tahap awal dalam perencanaan suatu proyek yang bertujuan untuk menentukan batasan ide dan pedoman dalam proses perancangan.
Tahap pradesain adalah fase analisis yang dilakukan sebelum memulai desain, sedangkan skematik desain adalah fase perencanaan desain yang lebih rinci.
Tahap pengembangan desain adalah fase dalam proses kreatif yang bertujuan untuk menyempurnakan konsep awal menjadi desain yang lebih konkret dan praktis. Tahap ini merupakan jembatan antara tahap desain skematik dan tahap dokumentasi konstruksi.
Tahapan pembuatan gambar kerja meliputi pengembangan desain, pengukuran, perancangan dan tinjauan final dengan adanya g pertimbangan teknis dari perhitungan dan efisiensi struktur serta pasca desain terkait kegiatan perawatan (maintenance).
Rp 50.000,-/Meter
Rp 60.000,-/Meter
Dalam meningkatkan fungsi dan memperindah ruangan, maka diperlukan tata letak dan dekorasi ruang yang optimal. Dalam perancangan desain interior, desainer interior mempertimbangkan beberapa aspek seperti:…
Desain interior diperlukan dalam menciptakan suasana (ambience) yang dapat meningkatkan kenyamanan, produktivitas maupun kesehatan pengguna dengan meningkatkan fungsi dan memperindah ruangan, maka diperlukan tata letak dan dekorasi ruang yang optimal sesuai peruntukan ruangan.
Dalam perencanaan desain interior, desainer interior mempertimbangkan beberapa aspek seperti : Fungsi, Estetika, Psikologis dan kenyamanan pengguna ruangan serta Aksesibilitas.
Tahap konsultasi desain sangat diperlukan untuk melakukan penelitian dan analisis dalam proses mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk memahami kebutuhan klien, konteks, dan peluang site (obyek).
Tahapan perencanaan konsep desain interior adalah tahap awal yang melibatkan ideasi dan penyaringan/filtrasi ide untuk menghasilkan konsep desain utama. Konsep desain ini kemudian akan menjadi panduan dalam memilih elemen pembentuk desain interior.
Tahapan pembuatan sketsa dan visualisasi merupakan proses awal yang penting untuk memvisualisasikan ide desain dengan mengeksplorasi tata letak ruang, penempatan furnitur, dan skema warna dalam menunjukkan fungsionalitas serta dapat memvisualisasikan ruang akhir dalam bentuk ilustrasi 3 dimensi.
Tahapan perancangan detail desain interior adalah tahap menggambarkan detail obyek kedalam visualisasi dalam bentuk 2 dimensi yang berisi detail tata letak, pemilihan furniture, pencahayaan, warna, tekstur, dan elemen-elemen dekoratif lainnya yang sesuai dengan konsep desain.
Rp 50.000,-/Meter
Rp 60.000,-/Meter
Diperlukan adanya analisis perhitungan anggaran biaya dalam pemilihan penggunaan bahan, manpower serta sebagai panduan alokasi penggunaan dana berdasarkan gambar kerja dan perencanaan struktur yang dilakukan…
Diperlukan adanya analisis perhitungan anggaran biaya dalam pemilihan penggunaan bahan, tenaga kerja (man power) dengan adanya efisiensi anggaran dalam memastikan keberlangsungan bangunan yang berkelanjutan.
Perencanaan Anggaran Biaya merupakan panduan alokasi penggunaan dana berdasarkan gambar kerja dan perencanaan struktur yang dilakukan dalam menentukan dimensi maupun spesifikasi struktur bangunan untuk menghasilkan sebuah bangunan yang kokoh, efisien dan memenuhi tujuan-tujuan lainya.
Untuk mewujudkan desain bangunan, dibutuhkan jasa perancang bangunan dalam mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti halnya : Aksesibilitas, Keamanan, Efisiensi energi serta Keselarasan dengan lingkungan.
Tahap konsultasi dilakukan untuk memastikan acuan gambar kerja sudah final dan lengkap serta dapat mengetahui kebutuhan klien terkait kesesuaian range anggaran biaya maupun batasan lama waktu pengerjaan yang diharapkan dalam pelaksanaan pembangunan secara efisien.
Tahapan penyusunan BoQ dilakukan untuk dapat menguraikan item pekerjaan apa saja yang diperlukan dengan dasar satuan luasan dan jumlah unit dari tiap item produk maupun pekerjaan.
Tahapan pembuatan analisa harga satuan dilakukan berdasarkan BoQ dengan memperhatikan nilai koefisien bahan dan upah dalam upaya optimalisasi efisiensi anggaran maupun waktu pelaksanaan.
Tahapan akhir dari perencanaan anggaran biaya adalah rekap biaya keselurhan yang menjadi sebuah produk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan tingkat kesesuaian perhitungan umum antara 80 – 90 %, maka dari itu tentunya akan muncul point biaya tak terduga sebagai spare atau cadangan maupun tambahan anggaran antisipasi jika diperlukan.
Rp 50.000,-/Meter
Rp 60.000,-/Meter
Desain dalam perencanaan, perancangan, dan pengelolaan ruang terbuka untuk mengatur tata ruang luar ruangan agar fungsional dan estetis. Dengan memilih dan mempertimbangkan beberapa faktor seperti:…
Desain lanskap adalah sebuah upaya dalam perencanaan, perancangan dan pengelolaan ruang terbuka untuk mengatur tata ruang luar ruangan agar menjadi lebih fungsional dan estetis.
Desain lanskap diperlukan dalam memilih dan mempertimbangkan beberapa faktor seperti : material atau bahan, topografi, vegetasi, serta iklim agar menjadi lebih fungsional serta memiliki nilai estetika tersendiri.
Tahap konsultasi desain diperlukan untuk mengetahui kebutuhan klien, seperti penggunaan, skala waktu maupun terkait budget yang diperlukan.
Tahapan perencanaan konsep desain lanskap adalah tahap awal dalam menentukan gaya dan efek estetika yang diharapkan dari desain untuk menghasilkan konsep desain utama. Konsep desain ini kemudian akan menjadi panduan dalam memilih elemen pembentuk desain lanskap pada tahapan berikutnya.
Tahapan pembuatan desain merupakan proses awal untuk memvisualisasikan ide desain dari hasil eksplorasi kondisi lingkungan alam sekitar dan struktur maupun infrastruktur eksisting, dengan mempertimbangkan kondisi tanah, sinar matahari serta ketersedian ruang yang akan dituangkan kedalam bentuk ilustrasi 3 dimensi.
Tahapan perancangan detail konstruksi adalah tahap yang menggambarkan detail obyek berupa elemen softscape (vegetasi) maupun elemen hardscape (perkerasan) dengan mempertimbangkan adanya perawatan berkelanjutan dan potensi keberlangsungan keseluruhan elemen. Selanjutnya akan divisualisasikan dalam bentuk 2 dimensi yang berisi detail tata letak dan elemen-elemen dekoratif lainnya serta kesesuai dengan konsep desain.
Rp 50.000,-/Meter
Rp 60.000,-/Meter
Dari sebuah perencanaan pengembangan properti khususnya perumahan tapak (landed houses), sangat memerlukan kematangan dalam pembuatan masterplan yang optimal agar dapat meningkatkan nilai dan daya jual…
Perencanaan masterplan adalah rencana tata ruang yang mencakup seluruh aspek pengembangan baik pada perumahan, kawasan komersial dan proyek properti lainnya.
Perencanaan masterplan dibuat oleh pengembang sebelum memulai pembangunan sebuah kawasan dengan mempertimbangkan visi jangka panjang dan analisis komprehensif dalam menciptakan kawasan yang lebih bernilai.
Tahap konsultasi desain diperlukan untuk mengetahui kebutuhan klien berdasarkan data hasil ukur dan kondisi topografi (levelling kontur tanah lengkap) serta terkait budget untuk memberikan solusi terbaik dalam setiap proyek.
Tahapan perencanaan konsep adalah tahap awal dalam menentukan orientasi pengembangan yang diharapkan dari pengembang untuk menghasilkan konsep perencanaan ideal dengan mengutamakan efisiensi lahan, kelebihan desain, serta keberlanjutan lingkungan.
Tahapan pembuatan desain merupakan proses visualisasi ide desain dari hasil perencanaan konsep dengan adanya kesesuaian izin dan efektivitas pemanfaatan lahan secara fungsi dalam memberikan kenyamanan, keamanan serta peningkatan nilai properti, dengan ditunjang infrastruktur yang memadai dalam optimalisasi revenue bagi pengembangan.
Tahapan perancangan detail konstruksi adalah tahap yang menggambar detail obyek perencanaan pada masterplan dari segala fasilitas yang ada, serta memastikan adanya keseimbangan antara estetika dan fungsionalitas, dengan output produk yang dapat digunakan sebagai proses perizinan (hitam putih) maupun kegiatan marketing penjualan (full colour).
Rp Tanyakan Kami,-/Meter